LABUAN BAJO, POTRETNTT.CO.ID – Enam nelayan berhasil diselamatkan setelah kapal motor nelayan Mori Sama 02 menabrak gugusan karang hingga kandas dan tenggelam di perairan sebelah selatan Pulau Siaba Kecil, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/10/2026). Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa laporan kecelakaan laut tersebut diterima dari pihak keluarga korban pada pukul 08.35 WITA. Berdasarkan informasi awal, kapal Mori Sama 02 mengangkut enam nelayan dan mengalami kecelakaan saat berlayar di perairan Manggarai Barat.
Kapal tersebut diketahui berangkat dari Pulau Mules sekitar pukul 10.00 WITA dengan membawa muatan ikan dari Warloka. Namun, sekitar pukul 01.00 WITA dini hari, kapal menabrak gugusan karang di selatan Pulau Siaba Kecil hingga kandas dan tenggelam. Kondisi tersebut membuat seluruh awak kapal harus segera mendapatkan pertolongan.
Menindaklanjuti laporan itu, Fathur Rahman selaku Search and Rescue Mission Coordinator (SMC) langsung mengoordinasikan pengerahan personel bersama Kepala Subseksi Operasi dan Siaga, Ruslan. Tim SAR yang sedang melaksanakan operasi hari ke-10 pencarian korban kapal KM Feronia turut dikerahkan karena lokasi kecelakaan Mori Sama 02 berada tidak jauh dari area penyisiran.
Tim SAR Gabungan kemudian diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Manggarai Barat pada pukul 08.50 WITA. Unsur SAR lainnya juga bergerak menggunakan kapal cepat milik BPOLBF. Sekitar pukul 09.00 WITA, tim tiba di lokasi dan melakukan evakuasi serta pengawalan terhadap keenam nelayan. Sementara itu, kapal Mori Sama 02 ditarik menggunakan kapal lain menuju Pulau Siaba Kecil.
“Alhamdulillah, seluruh enam nelayan yang berada di kapal Mori Sama 02 berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Keberhasilan ini merupakan hasil respons cepat, koordinasi, dan sinergi seluruh unsur SAR Gabungan yang saat ini juga sedang melaksanakan Operasi SAR Hari Ke-10 pencarian korban KM Feronia, serta aksi respons cepat dari kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk bersama-sama menyelamatkan keenam korban,” ujar Fathur Rahman.
Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian korban KM Feronia. Kantor SAR Maumere juga mengingatkan para nelayan agar mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi perairan, serta memastikan kesiapan kapal dan perlengkapan keselamatan sebelum berlayar.
